RsR03OXKprFYFYu0om77Y6wIQ3pWugDcZVCWiITX

2 Media Sosial untuk Mempercepat Indeks Artikel

2 Media Sosial untuk Mempercepat Indeks Artikel

Ada banyak cara agar artikel dapat terindeks cepat oleh Google, salah satunya adalah mengandalkan media sosial untuk mempercepat indeks artikel. Hanya saja, media sosial mana saja yang sangat membantu mempercepat artikel biar terindex Google.

Nah, ternyata, bukan Facebook solusinya. Sebab, semakin ke sini, Facebook semakin ketat keamanannya. Beberapa kali menyebarkan tautan di Facebook, ada kemungkinan terindikasi spam. Dan sudah banyak blogger yang aktif di Facebook dan kemudian merasakan akunnya di banned oleh pihak Facebook.

Lagipula, kredibilitas blog kita apabila sering membagikan artikel ke Facebook, akan terlihat jelek hasilnya. Oleh sebab itu, saya pribadi selalu menghindari share artikel ke Facebook.

Lantas, media sosial mana saja yang dapat memberikan efek baik blog kita, terlebih dapat mempercepat artikel terindex Google. Nah, inilah jawabannya.

Media sosial untuk mempercepat indeks artikel

1. Media Sosial Pinterest

Sampai sekarang, si Merah Pinterest keren banget, dah. Beberapa blog yang saya kaitkan dengan Pinterest memberikan efek positif yang luar biasa. Apalagi kalau akun Pinterest kita dijadikan akun bisnis lalu mengklaim-kan ke dalam blog. Ini sudah dikatakan luar biasa.

Sampai sekarang juga, Pinterest memiliki banyak penggemar yang solid. Sekali saja artikel kita di share ke sana, maka langsung mendapatkan pembaca. Setidaknya, empat tayangan lah. Katakan lah begitu.

Lalu, manfaat lain kalau artikel kita di share ke Pinterest, itu bakal mendapatkan tautan balik yang bersifat nofollow. Dan tentu saja, meski nofollow, namun hasilnya bagus, lho!

Coba, bagi kawan-kawan yang kesusahan artikelnya diindeks Google, mulailah mendaftarkan diri ke Pinterest. Gampang, kok. Tinggal punya email dan nomor hape saja, itu sudah oke di mata pihak Pinterest.

2. Media Sosial Twitter

Twitter juga merupakan cara terbaik atau solusi bagus agar artikel yang kita publish di blog dapat terindeks oleh Google. Sebab, media sosial yang satu ini paling mudah dijelajahi oleh Google. Sehingga, setiap artikel yang kita bagikan di Twitter, itu biasanya akan menarik dua atau tiga pembaca.

Lebih dari itu, dibantu juga oleh fitur trending sehingga setelah kita membuat artikel, tinggal kaitkan saja dengan hal-hal trending tersebut supaya menarik banyak pembaca.

Saya kerap memaksimalkan Twitter untuk mendapatkan pembaca, terlebih buat mendapatkan tautan balik bagus. Dan kebanyakan media memang sering sekali aktif di Twitter untuk mendulang banyak pembaca yang aktif di sana.

Bagaimana pun juga, sebaiknya memang kita punya lah beberapa akun sosmed, setidaknya Pinterest dan Twitter biar ngasih kode ke pihak Google kalau kita memang serius mengurus blognya. Dan yang paling penting adalah percaya bahwa dua sosmed ini betul-betul membantu mempercepat indeks artikel.

Media sosial, masuknya ke jenis SEO mana?

Media sosial, masuknya ke jenis SEO mana


Jika ditarik lebih dalam lagi pembahasan ini, saya ingin sekali menjelaskan bahwa media sosial, tentu saja masuk ke jenis SEO Off Page. SEO luar. Katakan lah begitu.

Seperti yang pernah saya bahas sebelumnya, bahwa jenis SEO ini berpengaruh sekali untuk meningkatkan kredibilitas blog kita di mata Google. Katakan juga bahwa media sosial memberikan sinyal yang bagus untuk blog kita ke depannya.

Jadi, alangkah baiknya setiap blogger memiliki media sosial sendiri, khusus buat blog yang dikelolanya. Sebab, manfaatnya banyak sekali. Mulai dari membantu indeks artikel, memberikan pengalaman baik bagi pengunjung, dan masih banyak lagi.

Sudah saatnya para blogger memang aktif juga di medsos, meski memang pembaca terbaik itu sebaiknya datang dari pencarian organik. Tapi, bukan kah dengan melebarkan sayap ke medsos juga sebuah kebaikan agar reputasi blog kita terbilang bagus.

Nah, bagaimana, apakah para blogger yang berkunjung kesini paham mengenai betapa pentingnya peran media sosial bagi blog yang kita kelola? Kalau paham, berarti sudah saatnya kamu membuat project melebarkan blog ke ranah yang lebih mantap lagi.

Biar teroplos aja sih. Katakan lah begitu. Biar pembaca yang masuk ke blog kita beragam. Tidak hanya datang dari sosmed saja.

Cara Memaksimalkan Jangkauan Media Sosial untuk Konten Teks

Ada tiga hal yang dapat Anda lakukan untuk memaksimalkan kemampuan berbagi konten Anda:

Buat konten “Ini Akan Membuat Saya Tampak Keren”.

Orang-orang membagikan posting blog di Facebook, Twitter, dll. ketika mereka ingin teman dan pengikut mereka melihatnya. Sebagian alasan kami membagikan tips dan cerita keren adalah karena kami ingin terlihat keren oleh pergaulan. Jadi, jika Anda ingin barang Anda dibagikan, buatlah keren.
Buatlah mudah untuk berbagi.

Pastikan situs Anda memiliki tombol Suka Facebook dan Tweet Twitter. Bergantung pada audiens Anda, pertimbangkan untuk menyertakan tombol LinkedIn Share, Pinterest Pin, Stumble, Reddit, dan Digg juga.

Ingatkan mereka untuk berbagi.

Salah satu cara paling mudah untuk mendapatkan lebih banyak pembagian sosial adalah dengan meminta orang untuk membagikannya dengan mengakhiri posting Anda dengan, "Jika Anda menyukai posting ini, Sukai di bawah ini." (atau sesuatu di sepanjang garis itu).

Namun, jika Anda tidak mengikuti dua langkah pertama, pengingat yang mencolok pun tidak akan berhasil.
Ketiga tip ini berada di bawah area konten berbasis teks, tetapi mereka juga harus diterapkan pada lima bentuk konten lainnya.

Cara Memaksimalkan Jangkauan Media Sosial untuk Gambar

Hal yang menyenangkan tentang gambar adalah Anda dapat memposting ulang secara terpisah dari posting blog Anda sambil tetap menautkan ke posting asli:

Tambahkan ke Facebook.

Dengan Halaman Facebook baru, Anda dapat dengan mudah membuat album. Untuk setiap posting yang Anda buat gambar, buat album. Kemudian unggah gambar-gambar itu dan tautkan ke posting blog asli di awal deskripsi.

Tambahkan ke Flickr.

Di Flickr, Anda dapat membuat set. Buat satu set untuk posting blog Anda dan unggah gambar khusus Anda ke dalam set itu. Dalam deskripsi, link ke posting blog asli. Flickr tidak seperti Facebook karena orang menggunakannya untuk mencari dan menemukan gambar. Delapan gambar dalam posting asli saya hanya dilihat beberapa ratus kali, tetapi mereka telah mengirim 11 trackback non-Flickr ke artikel aslinya.

Cara Memaksimalkan Jangkauan Media Sosial untuk Gambar


Akhir kata

Alasan kami memiliki berbagai jenis konten blog adalah karena orang belajar dengan cara yang berbeda. Tapi, bagaimana cara terbaik untuk memasukkan konten multimedia ke dalam blog Anda?

Secara sederhana? Kerjakan sebanyak mungkin gambar, infografis, tayangan slide, file audio, dan video ke dalam posting blog Anda. Kemudian unggah kembali konten itu ke Facebook, Flickr, Pinterest, SlideShare, iTunes, dan YouTube dengan tautan di deskripsi kembali ke kiriman aslinya.

Lebih strategis? Mungkin blog Anda dapat memiliki hari infografis, hari tayangan slide, hari podcast, dan hari video. Kemudian, tentu saja, distribusikan ulang konten Anda.

Saya tidak berharap Anda benar-benar masuk ke ranah menarik dari pembuatan konten media baru. Tapi saya berharap Anda setidaknya memikirkannya

Sejujurnya, Anda mungkin cukup tahu tentang media sosial sekarang untuk memulai bisnis sampingan Anda sendiri!
Jadi, barangkali itu saja artikel mengenai media sosial untuk mempercepat indeks artikel.

Semoga artikel ini ada manfaatnya.
Related Posts
SHIDIQ KETUA OSIS
Saya shidiq. Sedang mengelola blog Ddrip.co.

Related Posts

Posting Komentar