RsR03OXKprFYFYu0om77Y6wIQ3pWugDcZVCWiITX

5 Cara Menaikkan Rate Card bagi Seorang Blogger

Cara Menaikkan Rate Card bagi Seorang Blogger


Cara menaikkan rate card bagi seorang blogger? Apakah ada langkah-langkahnya? Dan apakah seorang blogger perlu menaikkan rate card-nya?

Di atas adalah pertanyaan-pertanyaan yang seringkali saya tanyakan saat sedang berkontemplasi seharian. Dan wajar saja saya bertanya seperti itu karena memang sudah lama ngeblog, eh pas tahunya ada orang yang nawarin kerjasama, saya langsung bingung.

Memangnya berapa harga yang mesti saya tawarkan? Berhubung blog yang saya kelola belum lama-lama amat umurnya, terlebih traffic-nya juga masih sedikit.

Akan tetapi, semua cerita di atas adalah cerita masa lalu di mana saya masih awam di dunia blogging. Namun, untuk saat ini, saya sedang membangun blog saya agar rate card-nya naik. Sehingga, bayaran dari orang yang ngajak kerjasama terbilang wah.

Belakangan ini kemudian terbukti, setelah sukses menaikkan harga rate cardnya, cuan yang masuk pun lumayan banyak.

Apa yang Dimaksud dengan Rate Card?

Rate card boleh dibilang dokumen yang berisikan rincian harga untuk misalnya penempatan iklan, promosi iklan, dan lain sebagainya di dalam blog kita.

Kalau mengutip pernyataan The Balance Careers, rate card ini di dalamnya terdapat detail mengenai demografi, adanya biaya tambahan, dan lainnya. Biasanya, perusahaan yang telah menyediakan dokumen ini bergerak di bidang media maupun publikasi.

Apa yang Harus Disertakan dalam Kartu Tarif Blogger

Jadi, apa yang harus disertakan dalam kartu tarif blogger yang baik? Untuk sebagian besar, ini adalah daftar sederhana informasi penting bagi pengiklan.

Nama blog. Banyak pengiklan akan keluar dan mengunduh kit media dan kartu peringkat dari berbagai blogger yang berbeda dan membandingkannya, untuk memutuskan di blog mana mereka ingin beriklan dan berapa biayanya. Jika Anda tidak memiliki nama blog di kartu tarif Anda, calon pengiklan mungkin bahkan tidak ingat kartu siapa itu pada saat mereka melihat mereka untuk membuat keputusan.

Kontak informasi. Ini termasuk opsi publik seperti akun media sosial dan opsi kontak pribadi seperti email media, atau bahkan nomor telepon jika blog Anda diskalakan ke ukuran yang sesuai – dan di mana Anda sebagai blogger merasa nyaman menjawab panggilan telepon bisnis.

Tautan ke situs yang relevan. Jika salah satu layanan Anda melibatkan promosi melalui media sosial, kartu tarif Anda juga harus menyertakan tautan atau nama pengguna untuk profil Anda di jejaring sosial yang relevan tersebut. Pastikan untuk hanya menyertakan jejaring sosial yang Anda gunakan secara aktif.

Layanan dan deskripsinya. Jika Anda menawarkan berbagai jenis layanan, jelaskan masing-masing layanan tersebut. Misalnya, "Saya akan membuat dua posting Facebook yang mempromosikan merek Anda secara organik." Atau “Saya akan menerbitkan posting tamu bersponsor di blog saya sebagai bagian dari jadwal editorial reguler saya dan mempromosikannya di dalam profil sosial saya.”

Jika blog Anda memiliki nilai jual tertentu, seperti grup Facebook yang sangat terlibat, tagar Twitter yang spesifik dan populer, atau audiens berkualitas tinggi untuk situs web Anda, sebutkan.

Tarif untuk layanan tersebut. Setiap layanan harus memiliki tarif, dan tarif tersebut umumnya harus konsisten. Tujuan dari kartu tarif adalah untuk mengurangi kebutuhan untuk tawar-menawar atau bernegosiasi.

Anda memasukkan harga yang Anda kenakan untuk layanan pada kartu tarif Anda, dan pengiklan memilih apakah itu bermanfaat bagi mereka atau tidak. Hanya dalam kasus yang jarang terjadi, Anda harus menawarkan layanan "harga yang dapat dinegosiasikan", untuk sesuatu seperti layanan "kemitraan berkelanjutan" .

Statistik dan demografi penting untuk pemirsa. Blogger yang berbeda menyertakan jumlah informasi yang berbeda, seperti yang dapat Anda lihat dari contoh di atas. Informasi seperti apa?

  • Otoritas Domain untuk blog Anda.
  • Pembaca unik bulanan blog Anda.
  • Jumlah audiens untuk profil media sosial Anda
  • Demografi audiens untuk profil media sosial Anda.

Informasi relevan apa pun yang mungkin diminta pengiklan saat membuat keputusan adalah sesuatu yang layak ditambahkan ke kartu tarif. Pengiklan lebih cenderung memilih blogger yang memberi mereka semua informasi yang relevan daripada yang membuat mereka memintanya

Contoh atau tautan ke contoh layanan dalam tindakan. Akan bermanfaat untuk menampilkan tautan ke posting tamu bernilai tinggi, posting media sosial, atau contoh terbaru lainnya dari layanan Anda dalam tindakan. Pengiklan ingin melihat apa yang mereka dapatkan bila memungkinkan.

Cara menaikkan rate card bagi seorang blogger

Cara menaikkan rate card bagi seorang blogger


Jika Anda ingin tahu cara menaikannya, silakan pahami beberapa langkah yang bakal saya bagikan di bawah ini.

1. Bangun personal branding blog Anda

Salah satu langkah awal untuk menaikkan bayaran iklan yang ingin tampil di blog kita adalah membangun personal branding yang kuat. Entah itu lewat sosial media, press release media nasional, dan masih banyak lagi.

Semakin bagus personal branding blog yang kita kelola, semakin segan dan semakin percaya juga perusahaan-perusahaan yang ingin bekerjasama dengan blog kita. Adapun untuk memperoleh personal branding yang baik, coba ditingkatkan lagi kualitas artikelnya, perbanyak lagi artikelnya, dan lain-lain.

Dengan demikian, step by step blog kita dianggap bagus di hadapan pembaca.

2. Konsistenlah di niche blog yang spesifik

Kalau blog Anda gado-gado atau campuran, saya rasa bisa-bisa aja Anda mendapatkan kerjasama. Tapi, hitungannya tidak semudah orang-orang yang mengelola blog dengan topik khusus.

Sebagai contoh, saya misalnya punya blog khusus membahas teknologi, ujung-ujungnya semua brand yang berkaitan dengan dunia teknologi, ingin bekerjasama dengan blog saya.

Jadi, artinya adalah penting sekali Anda konsisten dan mengurus blog yang topiknya spesifik. Dan tipe blog seperti ini bagus di mata Google. Sehingga, lama-kelamaan blog Anda terkenal dan selalu mendapatkan posisi terbaik

3. Perbanyak pengunjung blog

Ini dia cara terbaik untuk menaikkan rate card. Adalah tak lain dari tujuan utama ngeblog agar dapat banyak uang, yakni dengan memperbanyak pengunjung blog. Bagaimana caranya? Tak lain artikel Anda harus SEO. Blog Anda juga kredibilitasnya harus bagus di mata Google.

Pada intinya adalah blog yang kontennya berkualitas, mendalam, dan bounce ratenya rendah, adalah blog yang mudah sekali mendatangkan banyak pengunjung.

Selain itu, usahakan loading blog Anda cepat. Secepat kilat. Blog yang loading akan membikin pengunjung sudi berkunjung ke blog Anda kembali. Perusahaan pun ada kemungkinan enggan beriklan produknya di blog Anda.

Jadi, fokuslah mendatangkan pengunjung blog.

4. Optimalkan matriks blog

Matriks di blog minimal DA & PA blog Anda ada di angka 20 ke atas. Dengan demikian, perusahaan mudah mempercayai kredibilitas blog Anda. Apalagi kalau blog Anda sudah berumur lebih dari tiga sampai empat tahun, semakin keren saja matriksnya.

Ada pertanyaan, mengapa DA & PA penting banget? Sebab, mau tidak mau, sebuah perusahaan pasti melihat hal ini juga, selain traffic dan kedalaman artikel. Jadi, bagaimanapun juga, Anda harus memikirkan DA-PA agar mendapatkan rate card yang tinggi.

5. Tambah value yang kamu tawarkan

Tambah value yang kamu tawarkan


Value tambahan ini seperti mempromosikan iklan mereka di media sosial khusus blog Anda. Atau dipajang sekitar dua minggu lebih. Nah poin inilah yang akan menambahkan rate card Anda semakin tinggi.

Jadi, Anda ada bagusnya menawarkan value lain agar fee yang diberikan banyak.

Sekian. Itulah cara menaikkan rate card bagi seorang blogger.
Related Posts
SHIDIQ KETUA OSIS
Saya shidiq. Sedang mengelola blog Ddrip.co.

Related Posts

Posting Komentar