RsR03OXKprFYFYu0om77Y6wIQ3pWugDcZVCWiITX

Penempatan Kata Kunci Artikel Blog, Sebaiknya di Mana Saja?

Penempatan Kata Kunci Artikel Blog

Bicara soal penempatan kata kunci artikel blog, maka tidak jauh dengan pembahasan Search Engine Optimization (SEO). Ia adalah istilah paling penting yang mesti dipahami oleh seorang penulis blog.

Tanpa artikel yang SEO, maka kemungkinan artikel Anda tidak terbaca oleh Google. Bahkan, mungkin, sulit terindeks dengan cepat.

Dua hal yang perlu Anda ketahui tentang menulis artikel di blog, adalah harus terbaca oleh mesin Google dan nyaman dibaca juga oleh manusia. Sebab, audience atau pembaca ketika kita mempublikasikan artikel di blog, adalah mesin dan manusia (ini sasarannya).

Artinya, harus terbaca oleh mesin penting, sedangkan enak dibaca oleh manusia juga penting. Jadi, keduanya, mesti seimbang.

Nah, yang jadi masalah bagi blogger pemula adalah selalu saja menulis artikel dengan penempatan keyword yang keliru dan terlalu banyak. Katakanlah penerbaran kata kuncinya dalam satu artikel, terlalu menumpuk. Dan banyak juga penulis blog yang menempatkan kunci di tempat yang tidak semestinya.

Maka dari itu, penting bagi Anda untuk memahami, di mana saja letak menempatkan keyword terbaik di dalam artikel. Agar artikel Anda nantinya berada di posisi terbaik sehingga dapat mendatangkan pengunjung.

Untuk itu, silakan pahami artikel ini dengan baik. 

Apa yang dimaksud penempatan kata kunci?

Penempatan kata kunci adalah tempat di mana kata kunci yang kita bidik dapat berjalan maksimal. Materi ini boleh dibilang krusial banget bagi para pembuat konten di Internet.

Penempatan keyword ini masuk ke ranah SEO on page. Jenis SEO yang mau tidak mau harus diterapkan dalam sebuah blog agar kredibilitas blog Anda bagus di mata search engine.

Masih banyak penulis blog yang asal-asalan ketika membuat konten. Dan kemudian mereka mengeluh; mengapa blognya sepi pengunjung.

Padahal, mereka seharusnya sadar bahwa pasti ada yang keliru dalam menempatkan keywordnya. Sehingga, ujungnya, pembaca yang masuk ke blognya sedikit.

Lantas, di mana saja sebaiknya seorang blogger menempatkan keyword di dalam artikel? Inilah jawabannya:

Penempatan kata kunci artikel blog

Perlu saya disclaimer dulu bahwa apa yang saya tulis di sini merupakan berdasar pengalaman saya selama menggeluti dunia blogging.

Dan Anda pun harus paham bahwa setiap blogger memiliki cara masing-masing saat ia menempatkan keywordnya.

Jadi, inilah yang saya lakukan..

Tempatkan kata kunci di paragraf awal atau di 100 kata pertama

Ini sudah umum dilakukan oleh kebanyakan blogger yang suka menerapkan SEO dalam artikelnya.

Jadi, paragraf awal adalah paragraf di mana cukup bagus menempatkan kata kunci. Dan, para blogger lain sudah mengatakan sedari dulu bahwa di 100 kata pertama, penting memasukkan kata kunci.

Bagi mereka yang ngeblog di WordPress dengan menggunakan plugin, nanti ada tanda hijau bahwa artikelnya dikatakan SEO.

Kalau saya pribadi, suka menempatkan keyword di paragraf awal karena sudah terbukti keampuhannya. Mau enak dibaca atau tidak, terkadang saya tidak peduli. Fokus utama saya adalah bisa dibaca dulu aja sama mesin.

Soal nyaman dibaca oleh pengunjung, sekitar 85% lah. Sehingga, balance antara mesin dan manusia. Terindeks oleh Google penting. Pun enak dibaca oleh manusia juga penting. Intinya itu.

Tempatkan kata kunci di tag h-2

Tempatkan kata kunci di tag h-2


Tag h-2 itu disebut judul, bukan judul utama.

Runutannya begini:

h-1 = Judul Utama. Alias judul postingan.
h-2 = Judul di dalam artikel
h-3 = Subjudul
h-4 = Judul kecil
h-5 = Paragraf
h-6 = Normal

Kenapa keywordnya harus ditaruh di h-2?

Sebab, kata kunci yang kita sebar jadi beragam. Bukan hanya di tag normal saja. Tapi, di tag h-2 pun yang dibold sendiri ada kata kuncinya.

Coba terapkan di tag h-2, dan memang sudah umum dilakukan para blogger, pasti SEO-nya dapet.

Tempatkan kata kunci di ujung artikel atau di dalam kesimpulan

Selain di paragraf awal, usahakan juga tebarkan kata kunci di ujung artikel. Atau tepat di bagian kesimpulan. Dengan demikian, artikel sepanjang 600 kata, ada tiga kata kunci yang kita tempatkan. Awal, tag h-2, dan akhir.

Dan, silakan rasakan sendiri..

Usahakan juga, setelah menulis artikel, coba CTRL+F4, lalu ketik kata kunci yang Anda bidik. Kalau sudah ada tiga, berarti artikel Anda sudah SEO. SEO di dalam artikelnya.

Gunakan Kata Kunci Ekor Panjang di Judul Postingan Blog

Setelah Anda mengidentifikasi peluang kata kunci ekor panjang, Anda kemudian ingin membuat judul posting blog yang memasukkan kata kunci ini. Judul posting blog yang menawan dan juga ramah SEO akan mendorong pelanggan untuk mengklik ke situs web Anda. Beberapa judul potensial untuk gym CrossFit dapat mencakup yang berikut:

5 Latihan CrossFit Terbaik untuk Pemula

  • CrossFit untuk Pelari: Bagaimana CrossFit Meningkatkan Lari
  • 10 Alasan Mengapa Wanita Harus Mencoba CrossFit
  • Daftar Penting Nama Latihan CrossFit
  • Nutrisi CrossFit: Panduan Diet CrossFit Terbaik
  • 10 Istilah dan Frasa CrossFit yang Harus Diketahui Setiap CrossFit
  • Tempatkan Variasi Kata Kunci Ekor Panjang di Subpos
  • Setelah Anda menulis judul posting blog yang kreatif, saatnya untuk menggunakan kata kunci secara efektif dalam konten blog Anda. Idealnya, Anda ingin menggunakan variasi kata kunci ekor panjang utama Anda di subjudul posting blog Anda.

Memecah konten blog dengan subjudul yang relevan dan ramah SEO akan membantu dalam hal keterbacaan dan peringkat pencarian Anda.

Pikirkan tentang hal ini: orang biasanya membaca sekilas artikel terlebih dahulu untuk melihat apakah kontennya sesuai dengan mereka. Tetapi jika calon pelanggan atau klien tidak dapat menemukan apa yang mereka cari dengan mudah, mereka akan meninggalkan situs web Anda dan beralih ke artikel lain.

Katakanlah Anda sedang menulis posting blog “5 Latihan CrossFit Terbaik untuk Pemula”. Kami telah mengetahui bahwa kata kunci utama Anda adalah “latihan crossfit untuk pemula”, tetapi Anda juga ingin menemukan satu atau dua variasi kata kunci yang lebih relevan untuk digunakan dalam subjudul.

Untuk melakukan ini, Anda dapat sekali lagi menggunakan Google untuk mencari variasi kata kunci utama Anda. Saat Anda menelusuri, Anda akan menemukan bahwa beberapa kata kunci yang terkait dapat berupa, "latihan crossfit pemula dengan beban", "latihan crossfit pemula tanpa beban", dan "latihan crossfit pemula yang dapat Anda lakukan di rumah."

Setelah Anda memilih subpos yang ramah SEO, Anda kemudian dapat menulis deskripsi di bawah setiap subpos dan menggunakan poin-poin untuk membuat daftar berbagai jenis latihan.

Tip: Berhati-hatilah untuk tidak berlebihan! Anda hanya boleh mengintegrasikan variasi kata kunci ekor panjang jika masuk akal dari sudut pandang keterbacaan.

Optimalkan Gambar Posting Blog dengan Kata Kunci

Setiap elemen posting blog Anda harus dioptimalkan dengan kata kunci pilihan Anda — termasuk gambar. Namun, mengoptimalkan gambar sering kali menjadi renungan bagi mereka yang baru mengenal blog. Menurut Raven Tools, 78% masalah SEO terkait dengan gambar yang tidak dioptimalkan dengan baik. Tetapi begitu Anda mempelajari cara memberi nama gambar posting blog Anda dengan bijak, mereka dapat membantu Anda mendapatkan peringkat lebih tinggi di hasil pencarian. Berikut adalah beberapa cara dasar namun efektif untuk mengoptimalkan gambar posting blog Anda untuk SEO.

Ganti Nama Gambar Anda

Ketika mesin pencari seperti Google menemukan gambar, mereka selalu mencari nama file terlebih dahulu. Sebagian besar gambar web disimpan dalam format file JPEG atau PNG. GIF biasanya digunakan untuk gambar animasi.

Ini berarti bahwa nama yang sesuai untuk gambar utama artikel "5 Latihan CrossFit Terbaik untuk Pemula" Anda akan terlihat seperti ini: latihan-crossfit-terbaik-untuk-pemula.jpg

Anda mungkin juga ingin menyertakan gambar tambahan untuk disertakan dengan setiap subjudul yang berfokus pada kata kunci. Jika Anda memilih untuk melakukannya, Anda akan ingin memberi nama file gambar yang sesuai. Misalnya, jika Anda memiliki subjudul yang berbunyi, "Latihan CrossFit Pemula dengan Bobot", nama yang sesuai untuk gambar Anda yang sesuai akan terlihat seperti ini:

Tambahkan Teks Alternatif (Alt)

Tambahkan Teks Alternatif (Alt)


Ada kalanya gambar posting blog tidak dapat dilihat oleh pengunjung situs web. Ini mungkin karena kebutaan, atau fakta bahwa orang tersebut hanya mematikan gambar di pengaturan browser web mereka. Teks alternatif atau "teks alternatif" membantu memastikan bahwa gambar blog dan informasi artikel Anda tidak hilang dari siapa pun. Cuplikan konten singkat ini juga membantu Google dan mesin pencari lainnya memahami topik posting blog Anda, dan bahkan dapat meningkatkan peringkat Anda dalam pencarian gambar. Menurut Jumpshot dan Moz , orang lebih sering mencari Gambar Google daripada gabungan Amazon, Facebook, YouTube, dan Google Maps.

Teks alternatif gambar Anda harus mendeskripsikan gambar, atau menyertakan kata kunci SEO yang menjadi topik postingan blog. Misalnya, teks alt gambar blog utama “5 Latihan CrossFit Terbaik untuk Pemula” akan mendapat manfaat dari sesuatu seperti, “Latihan CrossFit Terbaik untuk Pemula.”

Biasanya, sistem manajemen konten situs web Anda (seperti WordPress) akan memiliki area bagi Anda untuk menambahkan teks alternatif dan memberi nama gambar Anda sesuai selama proses pengunggahan.

Kesimpulan

Baik, begitulah barangkali materi tentang penempatan kata kunci artikel blog.

Silakan aplikasikan. Selamat mencoba!
Related Posts
SHIDIQ KETUA OSIS
Saya shidiq. Sedang mengelola blog Ddrip.co.

Related Posts

Posting Komentar