RsR03OXKprFYFYu0om77Y6wIQ3pWugDcZVCWiITX

5 Tips Memilih Nama Domain yang Tepat

Tips Memilih Nama Domain yang Tepat


Tips memilih nama domain yang tepat sangat diperlukan bagi blogger pemula. Sebab, kami melihat bahwa kebanyakan pemula ketika membuat blog selalu saja menggunakan nama domain yang asal-asalan. Bahkan, tidak branded maupun tidak menjurus ke niche blog-nya sendiri.

Padahal kalau nama domainnya berkaitan dengan niche blog, itu sudah dikategorikan sebagai blog yang SEO. Masuknya ke SEO Off Page. Sehingga, Google nanti lebih mudah memberikan posisi terbaik terhadap artikel-artikel yang Anda publikasikan.

Jika memang Anda serius ngeblog, saran kami adalah Anda sudah seharusnya menentukan nama domain yang spesifik. Dengan demikian, kedepannya, blog Anda boleh jadi akan mendapatkan banyak tawaran kerjasama dari brand-brand ternama.

Nah, untuk memperoleh nama domain blog yang akurat, silakan simak beberapa tips dari kami berikut ini.

Tips memilih nama domain yang tepat

1. Buat nama domain yang singkat dan mudah diingat

Nama domain yang panjang sesungguhnya tidak enak dibaca. Sementara nama domain yang singkat biasanya akan lebih mudah diingat. Beberapa nama domain blog atau website seperti Detik, Mojok, Kompas, adalah contoh domain yang mudah dihapal.

Untuk itu, bagi para blogger pemula, kini Anda sudah saatnya memilih nama domain situs Anda sesingkat mungkin. Maksimal memakai dua suka kata saja. Dan itu sudah dirasa cukup.

Bagaimana, apakah tips pertama ini gampang Anda pahami? Jika sudah dipahami dengan baik, mari lanjut menuju tips kedua.

2. Hindari nama domain blog yang memakai angka, simbol, dan tanda sambung

Sebaiknya, hindari penggunaan simbol, angka, dan tanda sambung pada nama domain Anda. Apalagi jika blog Anda ingin dikelola secara serius kedepannya.

Mengapa harus dihindari?

Jawabannya adalah penggunaan tanda sambung, angka, dan simbol tidak kelihatan profesional di halaman pencari. Dan memang sedikit saja di search engine situs-situs yang memaksimalkan tanda sambung dan angka pada domain blognya. Sebab, mereka sudah tahu bahwa ini bentuk tidak profesional.

3. Masukkan keyword yang berhubungan dengan topik blog

Pada paragraf kedua, kami sudah bilang bahwa ada baiknya nama domain selaras dengan niche atau topik blog.

Berdasar pengalaman, saat ini, kami sedang mengelola tujuh blog dengan nama domain yang relevan bareng topik blog.

Hasilnya bagaimana?

Dalam rentang waktu tiga bulan, tujuh blog tersebut memberikan traffic yang luar biasa.

Bayangkan saja kalau Anda mengelola blog resep masakan, lalu nama domain blog Anda adalah: resepmakanankita.com.

Bagaimana kelihatannya? Tampak profesional dan eye catching, kan? Untuk itu, inilah pentingnya relevansi antara nama domain dengan niche blog.

Jadi, sudah saatnya ketika Anda ingin membuat blog bertajuk games, maka taruh embel-embel games pada nama domain blog Anda. Atau cari juga sinonim dari kata games.

Sama halnya dengan beberapa blog kami. Blog kami yang membahas tips menulis, pasti ada kata “menulisnya” pada domainnya. Begitupun dengan blog niche keuangan, pasti ada kata “asuransi” di nama domainnya.

Mudah dipahami, kan?

4. Pakai ekstensi domain terpercaya

Hindari menggunakan domain dengan ekstensi xyz, my.id, dan masih bawaan blogger. Kalau Anda mempunyai modal buat ngeblog, terutama modal untuk membeli domain, maka langsung beli dan pakai saja domain berekstensi .com atau .net yang memang sudah dipercaya profesionalitasnya oleh pihak Google.

Nama Domain yang Tepat



Lebih dari itu, domain ekstensi .com suka cepat terindeks artikelnya. Berbeda dengan domain xyz misalnya, ah banyak sekali stigma yang masuk terhadap ekstensi domain murah non profesional tersebut.

Hanya dengan membeli domain sekitar 130 ribu untuk satu tahun, mengapa tidak? Namanya pengin serius ngeblog, seharusnya bisa mengupayakannya.

5. Manfaatkan atribut lokasi jika perlu

Agar lebih terasa kekhususannya, biasanya beberapa orang mengkombinasikan nama domain dengan nama daerah. Dan memang, efeknya luar biasa sekali membuat blog dengan nama domain sambil bawa-bawa nama daerah. Kepercayaan dari Googlenya langsung double, lho!

Sebagai contoh, nama domain yang branded dan SEO banget: bloggerpadang.com.

Dari mana letak branded dan SEO-nya?

Pertama, ada kata “Blogger” yang umum penafsirannya. Mau bahas blog, makanan, games, bisa masuk.

Kedua, Padang. Adalah nama kota. Orang Padang yang suka ngeblog bakal kepo. Brand-brand ternama bakal menghubungi admin Blogger Padang untuk diajak kerjasama dalam memasarkan sebuah produk, misalnya.

Ketiga, ekstensi.com. Sudah jelas, tampak profesional!

Update!

6. Pilih Ekstensi yang Tepat

.com tingkat atas yang hebat masih menjadi raja untuk ekstensi domain, baik untuk SEO maupun daya ingat.

Tetapi ada lebih banyak ekstensi domain daripada sebelumnya, dan jika digunakan secara strategis, Anda seharusnya tidak memiliki masalah.

Mereka memiliki pertumbuhan yang cukup eksplosif, sebenarnya. Ekstensi baru “non-tradisional” tumbuh sebesar 145% dari 2016 hingga 2017.

Jadi sementara .com mengklaim mahkota, untuk saat ini, tren berubah di dunia ekstensi. Dan itu kabar baik untuk situs web baru.

Karena sufiks domain baru — .xyz, .tech, .nyc, dll. — jauh lebih terjangkau daripada domain tingkat atas tradisional.

Dan keterjangkauan adalah faktor yang, kecuali jika Anda adalah konglomerasi monster, harus seimbang dengan elemen lainnya.

Jika Anda bisa mendapatkan .com dengan harga yang pantas — mungkin saja — Anda harus melakukannya, asalkan memenuhi semua persyaratan lain yang diuraikan di sini.

Jika tidak, Anda lebih baik menggunakan ekstensi domain baru. Mengingat trennya, penerimaannya hanya akan meningkat seiring waktu, mirip dengan anggur domestik.

Ingin tahu di mana harus mendaftarkan nama domain baru Anda? Lihat tempat-tempat seperti Name.com , Google Domains , NameCheap , dan eNom .

Pada akhirnya, tes lakmus untuk ekstensi akan bergantung pada seberapa dekat nama domain Anda mematuhi faktor-faktor lain yang diuraikan di sini seperti brandable, mudah diingat, dan dapat diketik.

Jika tidak terlalu mudah diketik di ponsel atau mudah diingat, Anda benar-benar tidak dapat melewatkan .com, tetapi jika ya, .co menjadi semakin populer di sektor komersial dan situs web tingkat menengah.

Ini membungkus strategi kami untuk memilih nama domain Anda, meskipun yang berikutnya dapat dianggap sebagai strategi bonus. Jika Anda kesulitan menemukan nama, ada berbagai generator di luar sana yang dapat mempermudahnya.

Mari kita lihat beberapa sekarang.

7. Dapatkan Domain yang Ada atau Kedaluwarsa untuk Melompat ke Depan

Dapatkan Domain yang Ada atau Kedaluwarsa untuk Melompat ke Depan


Last but not least, Anda mungkin ingin mempertimbangkan untuk memperoleh domain yang sudah ada. Mengapa? Karena domain yang ada mungkin sudah memiliki beberapa hal berikut:

Backlink otoritas. Gunakan alat seperti Ahrefs untuk memeriksa backlink yang ada.

Otoritas domain tinggi (Moz) dan peringkat domain (Ahrefs).

PageRank Tinggi. Google masih menggunakan PageRank secara internal.

Lalu lintas dan merek yang ada.

Bahkan sedikit dorongan dapat membuat Anda melompat dan peringkat lebih cepat. Anda dapat menggunakan alat seperti Domain Kedaluwarsa atau domain Flippa untuk menemukannya.

Namun, Anda juga harus sangat berhati-hati saat menggunakan strategi ini. Pertama, pastikan untuk memeriksa merek dagang yang ada .

Kedua, jika domain saat ini sedang digunakan oleh merek yang sudah ada yang ingin Anda peroleh, pastikan untuk memeriksa pola lalu lintasnya. Tren penurunan yang konstan mungkin bisa berarti terkena penalti Google di beberapa titik. Atau bisa juga berarti bahwa mereka berhenti mengerjakan domain tersebut.

Itulah barangkali tips memilih nama domain yang tepat. Silakan aplikasikan tips dari kami, ya!
Related Posts
Lebih baru Terlama
SHIDIQ KETUA OSIS
Saya shidiq. Sedang mengelola blog Ddrip.co.

Related Posts

Posting Komentar